Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Maret 2019
Kota Terbit : Jakarta
Tebal buku : 378 hal
ISBN : 9786020623399
Judul Buku : Komet
Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Mei 2018
Kota Terbit : Jakarta
Tebal buku : 384 hal
ISBN : 9786020385938
Judul Buku : Ceros dan Batozar
Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Mei 2018
Kota Terbit : Jakarta
Tebal buku : 378 hal
ISBN : 9786020385914
HALOO SQUAD! Apa kabar semua? Hayhay jumpa lagi bersama aku Rizky di sini. Oke kali ini aku bakalan ngeriview buku-buku andalan semua bangsa karya pengarang hebat di bumi pertiwi tanah air Indonesia. Tararara, siapa lagi kalau bukan Tere Liye. Yuhu buat yang penasaran, harus baca tulisanku ini sampai kelar ya. Jangan pindah ke yang lain, di sini aja. Jangan lupa komentar ya.
Siapa sih yang tidak kenal Tere Liye?
HALOO SQUAD! Apa kabar semua? Hayhay jumpa lagi bersama aku Rizky di sini. Oke kali ini aku bakalan ngeriview buku-buku andalan semua bangsa karya pengarang hebat di bumi pertiwi tanah air Indonesia. Tararara, siapa lagi kalau bukan Tere Liye. Yuhu buat yang penasaran, harus baca tulisanku ini sampai kelar ya. Jangan pindah ke yang lain, di sini aja. Jangan lupa komentar ya.
Siapa sih yang tidak kenal Tere Liye?
Novel Komet Minor, Komet, dan Ceros dan Batozar adalah buku trilogi yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta. Novel-novel ini ditulis oleh penulis yang sudah populer di kalangan masyarakat Indonesia saat ini yaitu Tere Liye. Ketiga novel ini merupakan serial BUMI (Bumi, Bulan, Matahari, dan Bintang). Berbeda dengan novel-novel yang sebelumnya, yang pernah ditulis oleh Tere Liye. Novel ini menceritakan perjalanan tokoh-tokoh yang dihadirkan dalam cerita imajinatif.
Novel ini mengisahkan tiga sahabat yang bernama Raib, Selly, dan Ali. Tokoh Raib diceritakan dalam novel ini memiliki kelebihan yang dapat menghilang, pemberani, dan selalu berhati-hati dalam melakukan suatu tindakan. Raib berasal dari Klam Bulan. Berbeda dengan Raib, Selly dapat mengeluarkan petir dari tangannya, meskipun dia sedikit penakut, namun dia memiliki sikap peduli yang tinggi dengan kedua sahabatnya. Selly berasal dari Klam Matahari. Satu lagi yakni tokoh Ali. Tokoh Ali diceritakan mampu berubah menjadi binatang buas, namun begitu dia merupakan yang paling cerdas di antara kedua sahabatnya. Ali juga yang paling sembrono di antara kedua sahabatnya.
Ketiga novel ini mengisahkan perjalanan ketiganya (Raib, Selly, dan Ali) untuk menyelamatkan dunia paralel dari Si Tanpa Mahkota. Si Tanpa Mahkota ingin mencari senjata pustaka guna mendapatkan kekuatan untuk menguasai seluruh konstilasi klan di dunia paralel. Raib, Selly, dan Ali harus melalui perjalanan yang sangat panjang untuk mengintai Si Tanpa Mahkota melancarkan aksinya.
Konflik-konflik yang diceritakan pada setiap novel karangan Tere Liye ini juga sangat menantang. Demi harus mengejar si Tanpa Mahkota menuju Klan Komet, justru ketiganya terdampar di pulau misterius. Pulau misterius itu bernama Pulai Hari Senin, Pulau Hari Selasa, Pulau Hari Rabu, Pulau Hari Kamis, Pulau hari Jumat, Pulau Hari Sabtu, dan Pulau Hari Minggu. Di pulau-pulau ini mereka pun diajarkan makna kejujuran, kepedulian, kesabaran, kecerdasan, ketulusan, ketangguhan, dan melepaskan.
Raib, Selly, dan Ali mendapatkan sahabat bernama Max. Max tersebut ternyata adalah samaran Si Tanpa Mahkota. Si Tanpa Mahkota menyamar sebagai sahabat yang mereka tolong dari kawanan perampok saat menuju Pulau Hari Selasa. Pada novel terakhir yang berjudul Ceros dan Batozar, si Raib, Selly, dan Ali diserang oleh dua makhluk raksasa berkepala badak. Makhluk itu bernama Ceros (jika malam hari). Apabila pagi tiba, maka Ceros berubah menjadi Ngglanggeran dan Ngglanggeram. Makhluk ini berasal dari Klan Aldebaram. Pada akhir cerita, mereka bertemu dengan Batozar yang tidak lain adalah kriminal paling berbahaya di Klan Bulan. Terkupas bahwa Batozar ternyata diperalat oleh ketua komite Klan Bulan, dia menolak, hingga istri dan anaknya dibunuh oleh ketua komite Klan Bulan tersebut.
Cerita ini menyuguhkan bab-bab yang seru untuk dibaca. Kelebihan dari novel fiksi ini adalah alur cerita yang ringan sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu ceritanya menantang sehingga membuat pembaca tidak bosan untuk terus menerus membacanya. Tidak hanya itu, penulis sangat kreatif mencari ide cerita. Novel-novel ini merupakan salah satu novel pertama di Indonesia yang bertema imajinatif sekelas dengan Harry Potter karya J.K Rowling. Terdapat banyak amanat ketika membaca cerita, sehingga menjadikan pembaca lebih mengetahui arti kehidupan. Tere Liye membuat gubrakan baru dalam dunia menulisnya, berbeda dengan tulisan-tulisan sebelumnya yang menceritakan kisah manusia. Hal ini membuktikan bahwa pemikiran Tere Liye penuh inovatif.
Kekurangan dalam ketiga novel ini adalah urutun terbit novel yang tidak sesuai isi cerita. Jika melihat urutan cerita seharusnya Novel Komet Minor tercetak lebih dahulu dari pada kedua novel lainnya. Namun, Komet Minor yang terkahir dalam penerbitan. Hal ini menjadikan pembaca harus kembali mengingat-ingat kembali cerita novel yang telah lampau terbit.
Kekurangan dalam ketiga novel ini adalah urutun terbit novel yang tidak sesuai isi cerita. Jika melihat urutan cerita seharusnya Novel Komet Minor tercetak lebih dahulu dari pada kedua novel lainnya. Namun, Komet Minor yang terkahir dalam penerbitan. Hal ini menjadikan pembaca harus kembali mengingat-ingat kembali cerita novel yang telah lampau terbit.
Demikian ulasan mengenai Novel Komet Minor, Komet, dan Ceros dan Batozar karya Tere Liye. Buku-buku yang inspiratif ini semoga dapat membawa pembaca menuju perubahan dalam diri. Pesan yang terkandung dalam buku ini juga sangat banyak. Mengajarkan arti persahabatan. Selain itu, pembaca juga diajarkan untuk tidak mengahakimi seorang jahat atau baik. Tidak hanya itu, pembaca juga diajarkan untuk memaklumi apa yang terjadi pada dunia ini. Bahwa sesungguhnya “di dunia ini ada banyak hal yang kita lihat tapi tidak seperti terlihat. Ada banyak yang kita kenal, tapi tidak seperti yang kita kenal. Aku bisa saja menyikap rahasia, topeng kebohongan tapi membiarkan kalian memahaminya secara langsung akan lebih bijak.” #bukugpu #fiskigpu #lombaresensitereliye
Nah itu tadi, riview aku tentang ketiga novel ini. Sumpah dan benar-benar yakin kalian harus beli. Buku ini bagus banget nomer satu top di dunia dan seisinya. Hadah, yakin deh harus beli. Ayo buruan...
Nah itu tadi, riview aku tentang ketiga novel ini. Sumpah dan benar-benar yakin kalian harus beli. Buku ini bagus banget nomer satu top di dunia dan seisinya. Hadah, yakin deh harus beli. Ayo buruan...


